Inilah Bahaya Kebocoran Gas Halogen

Inilah Bahaya Kebocoran Gas Halogen

Halogens

Inilah Bahaya Kebocoran Gas Halogen

 

Halogen berasal dari istilah ilmiah bahasa Perancis dari abad ke-18 yang diadaptasi dari bahasa Yunani. Halos yang berarti garam; dan genes yang berarti pembentuk, dengan demikian, halogen adalah pembentuk garam. Unsur-unsur halogen secara alamiah berbentuk molekul diatomik. Mereka membutuhkan satu tambahan elektron untuk mengisi orbit elektron terluarnya, sehingga cenderung membentuk ion negatif bermuatan satu. Ion negatif ini disebut ion halida, dan garam yang terbentuk oleh ion ini disebut halide. Unsur-unsur halogen akan menghasilkan garam jika bereaksi dengan logam. Pada tabel periodik halogen berada pada golongan VIIA, mempunyai elektron valensi 7 pada [ns]2[np]5. Semua unsur halogen memiliki warna dan pada suhu kamar mempunyai wujud yang berbeda-beda. Kelompok halogen terdiri dari:

  • Fluor (F),
  • Klor (Cl),
  • Brom (Br),
  • Iodium (I),
  • Astatin (At)

Halogen merupakan golongan non-logam yang sangat reaktif, sehingga unsur-unsurnya tidak dijumpai pada keadaan bebas. Pada umumnya ditemukan dialam dalam bentuk senyawa garam-garamnya. Garam yang terbentuk disebut Halida.
* Flourin ditemukan dalam mineral-mineral pada kulit bumi: fluorspar (CaF2) dan kriolit (Na3AlF6).
* Klorin, Bromin, dan Iodin terkandung pada air laut dalam bentuk garam-garam halida dari natrium, magnesium, kalium, dan kalsium. Garam halida yang paling banyak adalah NaCl 2,8% berat air laut. Banyaknya ion halida pada air laut : 0,53 M Cl­- ; 8X10-4 M Br- ; 5X10-7 M I-.
* Klorin ditemukan di alam sebagai gas Cl2, senyawa dan mineral seperti kamalit dan silvit.
* Iodin ditemukan dalam jumlah berlimpah sebagai garan (NaIO3) di daerah Chili, Amerika Serikat. Iodin yang ditemukan dalam senyawa NaI banyak terdapat pada sumber air diwatudakon ( Mojokerto).
Selain di alam, ion halida juga terdapat dalam tubuh manusia. Ion clorida merupakan anion yang terkandung dalam plasma darah, cairan tubuh, air susu, air mata, air ludah, dan cairan ekskresi. Ion iodida terdapat dalam kelenjar tiroid. Ion flourida merupakan komponen pembuat bahan perekat flouroaptit [Ca5(PO­4)3F] yang terdapat pada lapisan email gigi.
a Kegunaan
1. Flour
* Na2SiF6 dicampur dengan pasta gigi yang berfungsi sebagai penguat gigi
* NaF sebagai pengawet kayu dari serangga
* Gas F2 dalam proses pengolahan isotop uranium sebagai bahan bakar reaksi nuklir
* CF2Cl (freon-12) sebagai pendingin kulkas dan AC
* Teflon sebagai plastik tahan panas
2. Chlor
* Cl2 sebagai desinfektan / DDT (Dikloro Difenil Trikloro) pembunuh kuman yang dapat menyebabkan penyakit atau sebagai insektisida.
* NaCl sebagai garam dapur
* KCl untuk pupuk
* NH4Cl sebagai elektrolit pengisi batu baterai
* NaClO sebagai bleaching agent (pemutih), yakni pengoksidasi zat warna
* Ca(OCl)2 atau kaporit sebagai desinfektan pada air
* ZnCl2 sebagai bahan pematri atau solder
* PVC (Polivinil klorida) digunakan sebagai plastik untuk pipa pralon.
* KClO3 digunakan dalam industri korek api.

3. Brom
* NaBr digunakan dalam kedokteran sebagai obat penenang saraf
* AgBr untuk film fotografi, karena AgBr memiliki kepekaan terhadap cahaya
* CH3Br sebagai bahan campuran zat pemadam kebakaran
* C2H4Br2 ditambahkan pada bensin agar timbal dalam bensin tidak mengendap, karena diubah menjadi PbBr2
4. Yodium
* I2 dalam alkohol sebagai anti septik luka agar tidak terkena infeksi
* KIO3 sebagai tambahan yodium dalam garam dapur
* I2 digunakan untuk mengetes amilum dalam industri tepung
* NaI ditambahkan garam dapur untuk mengurangi kekurangan yodium

Inilah Bahaya Kebocoran Gas Halogen

b. Bahaya
1. Flour
– Fluorida memiliki racun yang bersifat kumulatif dan sangat beracun, jika dalam bentuk murni dia sangat berbahaya, dapat menyebabkan pembakaran kimia parah bila bersentuhan langsung dengan kulit.
– Adanya komponen fluorin dalam air minum yang melebihi 2 ppm dapat menimbulkan lapisan kehitaman pada gigi.
– Dalam bentuk fluorine, zat ini tidak langsung dihisap tanah tapi langsung masuk ke dalam daun-daun sehingga menyebabkan daun berwarna kuning kecoklatan. Jika daun tersebut dimakan oleh binatang maka bisa menyebabkan penyakit gigi rontok.
2. Klor
– Menurut para ahli, kalau klorin bersenyawa dengan zat organik, seperti air seni atau keringat, maka akan menghasilkan senyawa sejenis nitrogen triklorin yang dapat mengakibatkan iritasi hebat. Senyawa organik tersebut selanjutnya dapat bereaksi menjadi gas di kolam tertutup dan membawa dampak terhadap sel-sel tubuh yang melindungi paru-paru.
– Klor dapat mengganggu pernafasan, merusak selaput lendir dan dalam wujud cahaya dapat membakar kulit dan bersifat sangat beracun.
– CFC (Chloro Fluoro Carbon), yang terlepas ke udara dapat menimbulkan kerusakan pada lapisan ozon.
– Kloramina, NH4Cl zat ini sangat beracun terhadap kerang-kerang dan binatang air lainnya.
– Kloroform CHCl3, yang ditemukan dalam air terklorinasi, yang dianggap , mutagenik (dapat menimbulkan mutasi), tetraogenik (menimbulkan kerusakan pada kelahiran) atau karsiogenik (menimbulkan kangker).
3. Brom
– Dalam bentuk gas, brom bersifat toksik
– Dalam bentuk cairan zat ini bersifat korosif terhadap jaringan sel manusia dan uapnya menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan.
– Ketika brom tumpah ke kulit, akan menimbulkan rasa yang amat pedih. Brom mengakibatkan bahaya kesehatan yang serius, dan peralatan keselamatan kerja harus diperhatikan selama menanganinya.
– Timbal bromida yang terbentuk dalam mesin cenderung merusak mesin, serta sifatnya yang mudah menguap yang lolos bersama gas-gas buangan yang dapat mencemari atmosfer.


4. Iodin
– Kristal iodin dapat melukai kulit
– Uapnya dapat melukai mata dan selaput lendir
– Pada saat ini dikenal suatu jenis penyakit yang disebabkan dari kekurangan yodium yaitu Gaky “ Gangguan Akibat Kekurangan Yodium” merupakan penyakit yang dapat menyebabkan retardasi mental. Penyakit ini bisa disebut defisiensi yodium atau kekurangan yodium. Saat ini diperkirakan 1,6 miliar penduduk dunia mempunyai risiko kekurangan yodium, dan 300 juta menderita gangguan mental akibat kekurangan yodium. Kira-kira 30.000 bayi lahir mati setiap tahun, dan lebih dari 120.000 bayi kretin, yakni retardasi mental, tubuh pendek, bisu tuli atau lumpuh.Di antara mereka yang lahir normal, dengan konsumsi diet rendah yodium akan menjadi anak yang kurang intelegensinya, bodoh, lesu dan apatis dalam kehidupannya.
– Efek yang sangat dikenal orang akibat kekurangan yodium adalah gondok, yakni pembesaran kelenjar tiroid di daerah leher.
5. Astatin
Belum banyak bahaya yang ditemukan akibat Astatin.