Awas! Alkohol menyebabkan Kerutan pada Kulit

Awas! Alkohol menyebabkan Kerutan pada Kulit

alkohol_theheirloomlace

 

Awas! Alkohol menyebabkan Kerutan pada Kulit

apa saja sih yang bikin kerutan-kerutan pada wajah kita yang imut ini ? yuk simak guys :

1. Sinar UV. Terlalu lama terpapar sinar matahari dapat merusak jaringan kulit dan juga membuat kulit cepat keriput.

2. Ekspresi wajah. Ekspresi wajah dengan mengerutkan dahi /berpikir, baik yg disadari maupun tidak dapat menciptakan garis2 halus di wajah.

3. Merokok. Menurut penelitian, merokok dapat membuat seseorang kelihatan 2 tahun lebih tua dibandingkan mereka yg tidak merokok.
Rokok menghambat suplai darah sehat ke lapisan kulit, shga kulit kehilangan kekenyalan, mudah keriput dan terlihat kusam.

4. Stress. Stress memicu hormon kortisol yg menghambat produksi kolagen, sdgkn kolagen berfungsi utk menjaga kulit tetap kencang & lentur.

5. Alkohol. Saat mengkonsumsi alkohol kulit menjadi mengembang, setelah efeknya hilang kulit yg mengembang ini lalu menjadi kendur.

6. Kurang pelemab. Wajah membutuhkan pelembab spt tubuh membutuhkan air. Kulit wajah yg kering menjadi mudah pecah2 dan berkerut.

7. Kurang tidur. Kurang tidur membuat tubuh tidak bertugas maksimal utk melakukan proses regenerasi sel, termasuk sel2 kulit.

alkohol pembersih

Kita lihat poin 5 , yaps! di poin 5 tersebut di sebutkan Alkohol. Saat mengkonsumsi alkohol kulit menjadi mengembang, setelah efeknya hilang kulit yg mengembang ini lalu menjadi kendur. Saya akan menjelaskan , bukan hanya minuman yang mempunyai kadar alkohol saja tetapi yang paling mempengaruhi merupakan kosmetik yang lebih sering di pakai oleh kaum wanita yang sebagian besar justru ia akan membawa dampak kerutan-kerutan pada wajah .

Awas! Alkohol menyebabkan Kerutan pada Kulit

Apa yang biasa Anda lakukan saat si kecil jatuh dari sepeda dan lututnya berdarah? Kebanyakan ibu langsung mencari alkohol untuk membersihkan luka tersebut. Meskipun anak Anda mengeluh perih, dengan yakin Anda berkata bahwa cara tersebut sudah yang paling manjur menyembuhkan luka. Padahal tak jarang cara-cara tersebut hanyalah mitos. Alkohol selama ini diyakini mampu mensterilkan area luka dan mempercepat proses penyembuhan luka. Hmm.. apa benar begitu?

Faktanya, menggunakan alkohol atau hydrogen peroxide untuk membersihkan luka justru akan merusak jaringan kulit dan menghambat proses penyembuhan. Memang benar alkohol dapat membantu membunuh bakteri, tapi tidak hanya bakteri saja yang terbunuh melainkan juga sel-sel di sekitar area luka. Itulah kenapa, sebenarnya, proses penyembuhan luka malah akan bertambah lama. Bagaimana kulit baru dapat tumbuh dengan cepat kalau sel-selnya mati? Jika Anda mengaku alkohol membantu luka sembuh dengan cepat, mungkin itu sekadar sugesti Anda saja.

Cara terbaik membersihkan luka kecil adalah membasahinya dengan air mengalir dan sabun biasa (tak perlu menggunakan sabun antiseptik khusus). Lalu keringkan luka setidaknya lima menit untuk menghilangkan kotoran, serpihan benda asing, dan berikan salep antibiotik untuk menghindari infeksi dari bakteri. Namun untuk luka yang menganga lebar, dalam, dan terus menerus berdarah harus diobati oleh orang yang ahli.

Dr.Oz di acara OPRAH SHOW juga mengingatkan masyarakat untuk mengganti alkohol dengan ‘air garam hangat’. Larutkan garam dalam air bersuhu hangat dan basuh kaki Anda dengan air tersebut. Air garam mampu membunuh kuman-kuman di area luka dan ternyata sel-sel di tubuh kita pun ‘menyukai’ kandungan garam tersebut. Jika sudah begitu, dipastikan proses kesembuhan juga akan berlangsung lebih cepat.

Sebaiknya semua kadar alkohol harus ada penentuannya sendiri untuk masing-masing penggunaan, agar lebih aman dan sesuai .